Bisakah Kau Berhenti Saja?


Teman-teman karib pada hari kiamat akan saling bermusuhan kecuali mereka yang bertakwa (Q.S 43:67)

Imam Atthobari menafsirkan “Allah SWT menegaskan bahwa orang-orang yang saling mencintai atas dasar kemaksiatan kepada Allah di dunia, kelak pada hari kiamat sebagian mereka menjadi musuh atas sebagian yang lain. Sebagian mereka berlepas diri dari sebagian yang lain kecuali orang-orang yang saling mencintai atas dasar ketakwaan kepada allah.”

Ya, cukuplah ayat diatas menjadi pengingat bagi kamu, dan aku khususnya. Aku tahu mungkin tulisan akan menyakiti hatimu, melukai perasaanmu dan menebas habis harapanmu. Aku hanya ingin kamu tahu. Mungkin, seharusnya aku ucapkan terima kasih padamu karena masih tetap menghubungiku, menanyakan kabarku meski tak pernah sedetikpun aku perduli. Mungkin, seharusnya akupun bahagia ketika tahu ada seseorang yang diam-diam menanyakan kabarku atau diam-diam memendam rasa untukku. Lalu,  Apakah aku harus bahagia seperti kebanyakan gadis lain diluar sana yang juga mengalami hal yang sama seperti aku?

Apakah setiap waktumu kau habiskan untuk menunggu balasanku? Menanti jawabanku yang juga tak kunjung ada? Jika benar, kumohon berhentilah pun jika memang tidak, tetap berhentilah.

Ya mulai saat ini saat kau membaca tulisan ini, Berhentilah...
Berhentilah menghabiskan waktumu untuk menungguku.
Berhentilah menghabiskan waktumu untuk menanti balasan dan jawabanku.
dan jika kau perlu, berhentilah menyimpan perasaan itu dihatimu.
Karena seberapa lama kamu menunggu, seberapa besar perasaan yang kamu miliki, aku tetap tak bisa memberikanmu harapan. Dicintai adalah sebuah anugrah, tetapi maaf aku tak bisa membalas. Jadi, berhentilah! sebelum harapan itu semakin besar, melukai perasaanmu lalu menyakiti hatimu.

Comments

Popular posts from this blog

anak kosan

surat cinta untukmu anakku

Berharap Hanya Kepada Allah